Pada
Kamis 27 Juni 2019 Saya bersama dengan ke 2 teman saya yaitu Arwen dan Pandu
sedang berjalan - jalan mengelilingi kota Surabaya sembari mecari tempat yang
unik dan inspiratif, nah ketika sedang melintasi jalan Arjuno terbesit pikiran
untuk mampir ke Kampung Peneleh yaitu Rumah H.O.S Tjokroaminoto yang berlokasi
di Jl. Peneleh Gg. VII No.29 - 31, Peneleh, Kec. Genteng, Surabaya.
Sesampainya disana kita langsung masuk ke area
kampung peneleh dan menyempatkan untuk berfoto serta bertanya kepada petugas
yang sedang berjaga di rumah H.O.S Tjokroaminoto mengenai sejarah yang ada di
kampung ini, konon katanya kampung peneleh disebut sebagai kampung unik dan
bersejarah dikarenakan banyaknya makam dan bangunan prasejarah serta pahlawan
dan tokoh ulama yang ada disana, antara lain adalah rumah bekas kediaman H.O.S
Tjokroaminoto, Makam Nyai Rokaya Cempo yaitu kerabat dari Sunan Ampel, Rumah kelahiran
Presiden pertama Indonesia yaitu Ir.Soekarno serta Kompleks pemakaman
Belanda De Begraafplaats.
Kemudian, seusai melakukan perbincangan tentang
sejarah dari Kampung Peneleh ini kita melanjutkan perjalanan menelusuri Rumah
kediaman dari H.O.S Tjokroaminoto, disana kita banyak mengetahui informasi
terkait rumah tersebut seperti barang antik yang masih terawat yaitu
meja,kursi,ranjang,sofa,lemari serta bingkai foto tokoh yang ikut andil dalam
Organisasi Serikat Islam. disana juga banyak tercantum tentang bagaimana
sejarah dari Rumah kediaman dari H.O.S Tjokroaminoto itu sendiri hingga
penjelasan detail yang ditampilkan disetiap barangnya.
Berikut Cuplikan Video dari kunjungan kami ke Rumah
kediaman dari H.O.S Tjokroaminoto
Pada era sekarang, remaja mana yang tidak suka
cangkruk? atau dalam kata lain nongkrong?
Cangkruk sudah jadi budaya remaja sekarang apalagi
mahasiswa, tujuan cangkruk tentu saja untuk menghilangkan penat dan menjadi
ajang berkumpul serta bersenda gurau bersama kawan – kawan.
Adapun tempat rekomendasi cangkruk di Surabaya yang
sedang populer akhir- akhir ini, salah satunya adalah JOKOPI yang bertempat di
Jln. Ketabang Kali No.51 Surabaya.
Pada Sabtu 20 April 2019 kemarin, Saya menyempatkan
diri untuk datang menemui teman saya yang kebetulan bekerja di JOKOPI, sekalian
untuk mengisi malam minggu saya yang kelabu dengan terngiang oleh tugas UTS
yang menumpuk dikepala hehehe.
Sesampainya disana, Saya langsung disambut hangat
oleh teman saya yang bernama Fikri, dia sudah bekerja di JOKOPI setidaknya
selama 2-3 bulan.
Kemudian saya langsung disodorkan dengan sebuah
daftar menu minuman yang ingin di pesan. karena baru pertama kali kesana, tanpa
pikir panjang sontak saya bertanya kepada fikri “memang apa menu favorit
disini?” kemudian ia menjawab “banyak sih, kalo menurutku Es kopi blusukan itu
enak, tapi untuk saat ini ini Es kopi susu pisang yang jadi best seller” karena
sedang ingin yang manis manis, pilihan saya jatuh kepada Es kopi susu pisang.
Berikut menu yang disediakan oleh JOKOPI, antara
lain yaitu ES KOPI SUSU BLUSUKAN, ES
KOPI HITAM BLUSUKAN, ES KOPI SUSU COKELAT, ES COKELAT SUSU KRIM, ES KOPI ARANG,
ES ARANG SUSU KRIM, ES KOPI SUSU ARUM MANIS, ES KOPI SUSU PISANG, ES PISANG
COKELAT KRIM. menu tersebut juga bisa dipesan hangat, dan dibadrol dengan harga
8rb – 18rb rupiah dan bisa dipesan juga melalui go food.
Teman - Teman JOKOPI Ketabang Kali Surabaya
Singkat cerita, kata JOKOPI yang dijadikan nama
brand tersebut terinspirasi dari sosok pengabdi negara yaitu presiden kita
Jokowi, kemudian kata “Blusukan” yang menjadi nama menu favorit di JOKOPI
tersebut juga terinspirasi dari kegigihan dan kerja nyata yang dilakukan oleh
bapak Jokowi yang dimaknai dengan mempelajari dan mengenal ciri khas kopi dari
penjuru nusantara dan mengunjungi petani kopi serta mengenalkannya lewat event
ke event sehingga dapat menjangkau masyarakat terutaman penikmat kopi yang ada
di Indonesia.
Seusai pesanan saya
datang, kemudian saya mencobanya dengan rasa penasaran yang tinggi. tanpa diduga
sebelumnya memang rasanya enak dan tidak kalah dengan brand lain, perpaduan
antara pahitnya kopi dengan kombinasi susu dan pisangnya itu pas sekali. lalu
sayapun bertanya kembali kepada teman saya fikri “kenapa rasanya bisa seenak
ini?” ia pun menjawab kembali pertanyaan saya “nah, biji kopi yang digunakan
itu bukan sembarang biji kopi, melainkan JOKOPI menggunakan beberapa biji kopi
terpilih untuk memaksimalkan rasa dari kopi susunya” begitu ujarnya, sayapun
mendengarkan sambil menikmati Es kopi susu pisang yang sudah saya pesan tadi.
Surabaya, Jawa Timur - Dalam memperingati HUT BUMN Ke-21, Kementrian BUMN memberlakukan Program promosi tiket gratis untuk KA Lokal/Komuter PSO Rp.0 (subsidi) KA lokal dan KRD. Program ini berlangsung pada Sabtu (13/4/2019).
Sebagai bagian memperingati HUT ke-21 Kementerian BUMN sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kereta api.
Promo ini berlaku selama masih memiliki ketersediaan tempat duduk.
Setiap calon penumpang bisa mendapatkan maksimal 1 tiket kecuali membawa anak usia dibawah sepuluh tahun dan lansia.
Kebijakan itu merupakan langkah nyata kontribusi KAI dalam mewujudkan BUMN Hadir untuk Negeri. Pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk memanfaKtkan fasilitas promo tersebut.
Semua tiket gratis itu bisa didapatkan secara cuma-cuma di loket stasiun keberangkatan secara go-show (hari H).
Sejumlah KA yang tanpa biaya alias tarif Rp 0 itu di antaranya KRD Ekonomi (Sidotopo - Porong, Surabaya kota - Porong dan Surabaya Pasarturi – Lamongan), Jenggala (Mojokerto-Sidoarjo) dan KA Dhoho (Surabaya kota – Kertosono - Blitar). Tarif gratis juga diberikan untuk penumpang KA Penataran (Surabaya kota – Malang - Blitar) dan Blitar - Surabaya Gubeng.
Demikian juga dengan KA Tumapel (Malang – Surabaya kota, Surabaya Gubeng - Malang). Termasuk KA Ekonomi lokal (Sidoarjo - Surabaya Pasarturi - Bojonegoro), Surabaya Pasarturi - Sidoarjo) dan Kertosono - Surabayakota.
Penumpang yang terlanjur membeli tiket jauh-jauh hari dengan tarif normal, bisa mengambil kembali bea tiket tersebut di stasiun kedatangan penumpang maksimal 3 (tiga) hari sejak kedatangan KA.
Malang, Jawa Timur - "Pariwisata di Malang Raya berkembang, maka ini akan membuka ruang bagi banyak hal. Di antaranya adalah tumbuhnya sektor UMKM, IKM, dan Koperasi. Hal ini didukung oleh tren industri-industri kreatif di Malang Raya yang saat ini terus meningkat pesat". kata Khofifah, Selasa (26/3/2019).
Saat ini, pemerintah sedang melakukan identifikasi dan melengkapi persyaratan agar bandara Abd. Saleh layak menjadi bandara internasional. Salah satu prioritasnya adalah infrastruktur yang berada di gedung terminal kedatangan.
Khofifah sempat meninjau fasilitas keberangkatan dan kedatangan di Bandara Abdulrahman Saleh Malang. Dalam peninjauan ini, ia berharap Kadis Perhubungan untuk melakukan identifikasi, sebagai international airport syaratnya sudah terpenuhi.
"Saya rasa kita semua memiliki kepentingan, mendapatkan approve, supaya bandara ini jadi international airport," tambahnya.
Pemerintah punya program 10 Bali Baru, maka Malang Raya bisa menjadi salah satu di antaranya. Sebab, titik-titik strategis yang menjadi destinasi wisata di Malang Raya sudah luar biasa.
Bandara Abdulrachman Saleh berada di Kabupaten Malang. Bandara Abdulrachman Saleh Malang bandara berkelas internasional atau international airport.
Hadirnya bandara internasional akan mempercepat proses penyejahteraan di sektor UMKM. Jika rencana tersebut terwujud, maka peluang wisatawan luar negeri untuk berkunjung ke Jatim, khususnya Malang Raya (Batu, Kota Malang, dan Kab. Malang) semakin meningkat. Apalagi, beberapa negara sudah menawarkan untuk penerbangan langsung (direct flight) ke bandara ini, seperti Singapura, Malaysia, dan China.
Gubernur Jatim Dra Hj Khofifah juga akan segera berkoordinasi dengan tiga kepala daerah di Malang Raya, Danlanud serta Kasau, dan Kementerian Perhubungan RI untuk menjalin kesepakatan menjadikan Bandara Abdurrachman Saleh sebagai bandara internasional.
(Surabaya) Pada Selasa 19 Maret 2019, tepatnya pukul 9.30 saat saya hendak berangkat untuk kuliah. tiba tiba teman saya menelfon dan mengajak untuk berdemo ke kantor gojek perihal menuntut kenaikan tarif serta protes akibat maraknya order fiktif dan aplikai curang (tuyul).
"Salah satunya tuntutan dari teman-teman ojek, kita minta perkilonya Rp 3.000. Kemudian dari pemerintah menawarkan Rp 2.400," kata Indra kepada detikcom,
kebetulan saya dulunya adalah driver grab tetapi sekarang berpindah ke gojek akibat turunnya tarif /km grab, tetapi seiring berjalannya waktu pihak gojek pun juga mengikuti jejak grab. meskipun tidak ada pengaturan perundang undangan yang mengatur batasan tarif /km ojek online (dan kabarnya akan diusahakan pembuatan perundang undangan demi kesejahtaraan ojek online).
berikut adalah tuntutan yang diminta driver kepada pihak aplikator :
Tuntutan pertama untuk menaikkan tarif dan perbaiki skema insentif, stop perekrutan driver baru.
"Kedua yaitu open suspen dan transparansi suspen, keempat mempermudah perizinan akun individu," ungkapnya di Gedung Gubernur Jawa Timur, Selasa (18/3/2019).
Ketiga untuk merombak manajemen aplikator jatim dan Transparansi perjanjian kemitraan.
"Selain itu tuntutan terkahir yaitu untuk menghilangkan order prioritas dan pisahkan aplikasi konvensional maupun aplikasi online," tutupnya. (sumber : http://surabaya.tribunnews.com)
dan setelah itu, saya tidak langsung menerima ajakan dari teman saya tersebut karena menurut saya hal itu sangatlah membuang-buang waktu apalagi saya juga ada mata kuliah hari itu. maka dengan rasa hormat saya menolak ajakan tersebut dan mengapresiasi dengan cara tidak mengaktifkan aplikasi gojek hari itu (selama waktu yang ditentukan) untuk menghargai para pendemo.
Aksi pembakaran keranda saat massa aksi FRONTAL berdemo di depan Kantor Gojek, Jalan Ngagel Surabaya, Selasa, (19/3/2019). Demo di Depan Kantor Gojek Surabaya Diwarnai Pembakaran Keranda, Ini Reaksi Polisi (surabaya.tribunnews.com)
Lereng Gunung Arjuno, Budug Asu - Malang (Jawa Timur)
Kami bersama dengan kawan dari @natureadventure memulai perjalanan pada tanggal 28/7/18 pukul 21:35 waktu setempat, berangkat dari Surabaya menuju Kreweh, Gunungrejo, Singosari, Malang, Jawa Timur. dan sampai pada pukul 22:45 kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur kebun teh Wonosari selama -/+2jam perjalanan dan berhenti sejenak untuk membeli tiket, lalu perjalanan berlanjut hingga sampai puncak, perlu diketahui jalur yang kita lalui cukup ekstrim dan terjal ditambah lagi minimnya pandangan karena gelapnya malam kala itu, terutama pada saat melalui tanjakan yang disebut tanjakan DHEMIT seperti namanya, pasti sudah terbayang bagaimana ngerinya tanjakan tersebut. tetapi kita tetap berhati" dan menjaga satu sama lain hingga sampai puncak, sesampainya diatas kami langsung bersigap untuk mendirikan tenda sembari beristirahat dan menikmati camilan yang kita bawa sambil menunggu senja tiba, semua cerita tersebut saya abadikan dengan kamera handphone dan dirangkum kedalam video ini.
Terima Kasih, dan selamat menonton... :D
Mohon maaf jika ada bahasa yang kurang berkenan, sesungguhnya itu hanyalah gurauan semata wkwkwkwkw,,...